Selasa, 22 November 2016

Siulan Bungkam

Pagi ini,
Dia tak lagi berdiri di tepi tingkap,
Tiada erti tirai jendela tersingkap,
Terang tak bernyawa di himpit gelap,
Sang merpati lesap tak kunjung hinggap,

Setiap kisah yang dia cipta,
Hikayat kalbu yang terungkap,
Hilang dan mati di tengah hidup,
Tiada satu yang berakhir senyum,
Malah tiada yang melambai tangis,

Dia telah melakar sendiri langit untuknya,
Di antara sepi mencengkam pelangi,
Serta pilu membungkam siulan murai,
Meski tiada mentari,
Meski tiada bintang,
Meski awan berlalu tak menyapa,
Meski angin meniupkan kesenduan,
Biarlah,
Dia telah melakar sendiri akan langitnya.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan